Kidnapping

Akhir-akhir ini kasus penculikan anak kembali marak terjadi. Tehitung sejak awal 2010 saja, 13 kasus penculikan anak terjadi di Jabodetabek. Dan untuk perbandingan, data menurut tahun 2009 menunjukkan, 102 anak diculik dan hanya 8 anak yang kembali ke orang tuanya. Menurut data, tersebut sekitar 10 anak diculik setiap bulan di daerah Jabodetabek. Semakin meningkatnya angka penculikan yang terjadi, membuat para orangtua yang memiliki balita mulai meningkatkan kewaspadaannya, karena diduga selain diculik untuk meminta tebusan, korban penculikan – yang rata-rata masih berumur balita sampai umur 8 tahun – pun dijual ke luar daerah sampai ke luar negeri, bahkan beberapa kasus ditemukan organ tubuh dari sang korban diperjualbelikan.

Menurut Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA), bahkan diduga terdapat sindikat internasional perdagangan anak dan organ tubuh anak.

Dilaporkan oleh Komnas PA, saat ini ada seorang anak yang diduga menjadi korban sindikat internasional perdagangan anak yang tengah berada di Tokyo, Jepang. Anak tersebut sekarang dirawat oleh keluarga Indonesia di Tokyo. Menurut Arist Merdeka Sirait, anak perempuan yang namanya dirahasiakan itu diculik ketika masih berumur 8 tahun, kini anak itu berumur 12 tahun. Bahkan bukan hanya diculik, anak itu juga dipotong lidahnya. Sejauh ini pihak Komnas PA masih terus berkoordinasi dengan KBRI Tokyo untuk memastikan kondisi anak tersebut.

Kasus lainnya terjadi baru-baru ini, menimpa seorang ibu bernama Nurhanasah. Ia mendatangi Polsek Tebet, Jakarta Selatan, untuk melaporkan putra tunggalnya, Muhammad Nur Ilman. Ilman yang masih berusia 2 tahun itu sudah tiga bulan menghilang. Nurhasanah sudah mencari sang buah hati ke mana-mana, termasuk mendatangi panti-panti asuhan, namun tak membuahkan hasil.

Kasus lainnya lagi terjadi di suatu daerah, kasus penculikan yang diperkirakan bermodus untuk penjualan organ tubuh. Karena sang korban masih dibiarkan hidup tetapi korban kehilangan salah satu matanya.

Berikut Tips bagi para orangtua untuk menyikapi maraknya penculikan anak yang terjadi:

1. Jangan Izinkan Anak Berbicara dengan Orang Asing

2. Ingatkan Anak untuk Jangan menerima Pemberian dari Orang Asing

3. Waspadailah Orang Sekitar/Jangan Mudah Percaya Kepada Orang lain

4. Sebaiknya Orangtua sering Memantau dan Berkomunikasi dengan Anak

5. Hindarilah Anak Untuk Memakai Perhiasan dan Barang-barang Mewah Yang tidak Perlu, seperti HP

6. Orangtua Harus Berani Melaporkan Kejadian kepada Polisi

7. Ajarilah Anak untuk Menghapal hal-hal Penting yang Dibutuhkan, seperti Nomor Telepon Sanak Saudara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s