6 Cara Ampuh Hadapi Amarah

 

Berikut adalah cara ampuh hadapi amarah:

1. Jangan Terlalu Cepat Melepaskan Amarah

Ketika anda sedang dilanda amarah, hal pertama yang harus anda ingat adalah jangan terburu-buru melepaskan
amarah anda. Yah dalam arti kata lain, bersabarlah sedikit. Jangan biarkan bom waktu dalam dada anda terlalu cepat
meledak. Memang sangat sulit apalagi – kalau kata orang – kita masih darah muda hehe. Tapi tidak peduli mau darah muda kek,
darah tua kek, darah kotor kek, kalau dari pribadi diri kita sendiri yang mau bersabar dan tidak cepat-cepat marah, maka kita pun bisa untuk
mengendalikan amarah kita. Tambahan : Usaplah dada anda perlahan-lahan sambil nyebut.🙂

 

2. Ungkapkan!

Ketika anda sedang marah, jangan berdiam diri. Ungkapkanlah kemarahan anda dengan batasan yang wajar / jangan terlalu melebih-lebihkan.
Amarah yang dipendam dalam hati tanpa diungkapkan hanya akan menimbulkan penyakit bagi yang memendam. Menurut informasi, memendam
amarah tanpa diutarakan dapat menimbulkan penyakit sesak napas akut, penyakit paru-paru (TBC), serangan jantung sampai penyakit stroke (struk).
Berbahaya berarti bukan?! Dan bahkan kalau anda tidak mengutarakan amarah anda, malah dapat membuat anda tidak konsentrasi dalam beraktivitas
karena terus kepikiran dalam hati.

3. Saya kamu bukan gue lu

Bila anda sedang marah, tetap gunakanlah kata yang sopan terhadap kepada siapakah anda marah. Gunakanlah kata saya – anda. Memang berkesan terlalu
formal dan seolah kita tidak sedang ungkapkan kemarahan, tetapi ini merupakan cara yang efektif untuk meredam amarah bagi anda dan lawan bicara anda.
Bukan hanya itu, dengan tetap berkata sopan dan tidak menggunakan kata-kata kasar, kita dapat terlihat sebagai orang yang memiliki wibawa dan berpendidikan sehingga orang lain
akan segan dan menghormati kita dengan sendirinya.

4. Curahkan Perasaanmu

Ketika anda sedang marah, belajarlah jujur bahwa anda memang marah atas atau kepada sesuatu hal. Dengan begitu anda dapat belajar untuk  tidak menjadi orang yang munafik.
Dan curahkanlah segala perasaan anda dengan orang terdekat anda. Jangan memendam perasaan anda sendiri. Dengan mencurahkan perasaan anda kepada orang lain,
mungkin orang terdekat anda itu dapat memberikan masukan solusi untuk menyelesaikan masalah penyebab kemarahan anda.

5. Proaktif (Jangan Egois Dong!)

Apabila anda sedang bertengkar dengan seseorang, jangan merasa bahwa andalah yang selalu paling benar dan orang lain yang salah. Anda harus mengetahui dan memahami akar dari permasalahan
yang membuat annda marah. Apabila secara langsung atau tidak langsung andalah yang menyebabkan permasalahan pemicu pertengkaran itu, segeralah berbesar hati untuk meminta maaf.
Jangan pula menjadi orang yang hanya maunya didengarkan tapi tidak memberikan kesempatan bagi orang lain untuk mengutarakan amarahnya.

6. Emosi Untuk Perubahan Strategis

Gunakanlah emosi anda sebagai penyemangat anda untuk melakukan sesuatu yang berarti, bukan hanya digunakan untuk marah-marah yang menghabiskan energi percuma. Biarkanlah emosi anda dapat menjadi pemicu
untuk suatu perubahan strategis bagi hidup anda. Contoh: Anda adalah seorang pekerja tetap di perusahaan swasta ternama, tetapi untuk suatu alasan tiba-tiba perusahaan tersebut bangkrut dan anda terpaksa di-PHK.
Pastinya anda sangat emosi terhadap apa yang menimpa anda, anda rasanya ingin sekali menhancurkan barang-barang dirumah anda sebagai pelampiasan atas amarah anda, tetapi anda tidak melakukannya.
Sebagai gantinya anda menggunakan emosi anda untuk berpikir kembali apa yang bisa anda lakukan untuk membuat anda tetap memiliki penghasilan. Caranya mungkin anda mulai mencoba untuk membuka usaha anda
sendiri (wiraswasta).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s